Talenta 56 | Inspirasi Tanpa Batas

Tampilkan postingan dengan label Pesona Pariwisata. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pesona Pariwisata. Tampilkan semua postingan

Jumat, 04 November 2011

Lima Pantai Indah Di Indonesia

Pantai Senggigi,Lombok

Pantai Senggigi adalah tempat pariwisata yang terkenal di Lombok. Letaknya di sebelah barat pesisir Pulau Lombok. Pantai Senggigi memang tidak sebesar Pantai Kuta di Bali, tetapi seketika kita berada di sini akan merasa seperti berada di Pantai Kuta, Bali. Pesisir pantainya masih asri, walaupun masih ada sampah dedaunan yang masih berserakan karena jarang dibersihkan. Pemandangan bawah lautnya sangat indah, dan wisatawan bisa melakukan snorkling sepuasnya karena ombaknya tidak terlalu besar. Terumbu karangnya menjulang ketengah menyebabkan ombak besarnya pecah di tengah. Tersedia juga hotel-hotel dengan harga yang bervariasi, dari yang mahal sampai hotel yang berharga ekonomis.


Pantai Kuta,Bali

Pantai Kuta adalah sebuah tempat pariwisata yang terletak di sebelah selatan Denpasar, ibu kota Bali, Indonesia. Kuta terletak di Kabupaten Badung. Daerah ini merupakan sebuah tujuan wisata turis mancanegara, dan telah menjadi objek wisata andalan Pulau Bali sejak awal 70-an. Pantai Kuta sering pula disebut sebagai pantai matahari terbenam (sunset beach) sebagai lawan dari pantai Sanur.

Di Kuta terdapat banyak pertokoan, restoran dan tempat permandian serta menjemur diri. Selain keindahan pantainya, pantai Kuta juga menawarkan berbagai macam jenis hiburan lain misalnya bar dan restoran di sepanjang pantai menuju pantai Legian. Rosovivo, Ocean Beach Club, Kamasutra, adalah beberapa club paling ramai di sepanjang pantai Kuta.

Pantai ini juga memiliki ombak yang cukup bagus untuk olahraga selancar (surfing), terutama bagi peselancar pemula. Lapangan Udara I Gusti Ngurah Rai terletak tidak jauh dari Kuta.


Pantai Indah Pangandaran

Pantai Indah Pangandaran adalah sebuah pantai yang terletak di pantai selatan serta menurut AsiaRooms merupakan pantai terbaik di Pulau Jawa merupakan objek wisata pantai di Jawa Barat. Pantai ini terletak di Desa Pananjung, Kecamatan Pangandaran dengan jarak ± 92 km arah selatan kota Ciamis. Beberapa keistimewaan dari Pantai ini diantaranya:

* Dapat melihat terbit dan tenggelamnya matahari dari satu tempat yang sama
* Pantainya landai dengan air yang jernih serta jarak antara pasang dan surut relatif lama sehingga memungkinkan kita untuk berenang dengan aman
* Terdapat pantai dengan hamparan pasir putih
* Tersedia tim penyelamat wisata pantai
* Jalan lingkungan yang beraspal mulus dengan penerangan jalan yang memadai
* Terdapat taman laut dengan ikan-ikan dan kehidupan laut yang mempesona.
* Tempat pendaratan tentara Jepang semasa perang dunia II oleh karenanya di sana masih terdapat beberapa gua pertahanan bala tentara Jepang yang dulu dijadikan tempat-tempat persembunyian tentara Jepang yang berniat menyerang tentara Belanda.


Pantai Parai Tenggiri,Bangka Belitung

Pantai Parai Tenggiri adalah pantai yang terletak di kawasan daerah Matras, Sungailiat, Bangka Belitung. Pantai ini sering dijadikan obyek wisata dan terkenal dengan batuan granit berbagai ukuran. Fasilitas yang tersedia antara lain hotel, outbound serta permainan olah raga air.

  
Pantai Parangtritis,Yogyakarta

Parangtritis, adalah sebuah tempat pariwisata berupa pantai pesisir Samudra Hindia yang terletak kurang lebih 25 kilometer sebelah selatan kota Yogyakarta.Parangtritis merupakan objek wisata yang cukup terkenal di yogyakarta selain objek pantai lainnya seperti Samas, Baron, Kukup Krakal dan Pantai Glagah.

Parangtritis mempunyai keunikan pemandangan yang tidak terdapat pada objek wisata lainnya yaitu selain ombak yang besar juga adanya gunung - gunung pasir yang tinngi di sekitar pantai, gunung pasir tersebut biasa disebut gumuk. Objek wisata ini sudah dikelola oleh pihak pemda Bantul dengan cukup baik, mulai dari fasilitas penginapan maupun pasar yang menjajakan souvenir khas parangtritis. 

Selain itu ada pemandian yang disebut parang wedang konon air di pemandian dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit diantaranya penyakit kulit, air dari pemandian tersebut mengandung belerang yang berasal dari pengunungan di lokasi tersebut. lokasi lain adalah pantai parang kusumo dimana di pantai tersebut terdapat tempat konon untuk pertemuan antara raja jogjakarta dengan ratu laut selatan. 

Pada hari-hari tertentu (biasa bulan suro) di sini dilakukan persembahan sesajian (Labuhan) bagi Ratu Laut Selatan atau dalam bahasa Jawa disebut Nyai Rara Kidul. Penduduk setempat percaya bahwa seseorang dilarang menggunakan pakaian berwarna hijau muda jika berada di pantai ini. Pantai Parangtritis menjadi tempat kunjungan utama wisatawan terutama pada malam tahun baru Jawa (1 muharram/Suro). Di Parangtritis ada juga kereta kuda atau kuda yang dapat disewa untuk menyusuri pantai dari timur ke barat.

sumber: kaskus.us

Rabu, 28 September 2011

Candi Borobudur

Boobudur adalah nama sebuah candi Buddha yang berada di Indonesia, tepatnya Magelang, Jawa Tengah.Lokasi candi kurang lebih 100 km di sebelah barat daya kota Semarang dan 40 km di sebelaha barat laut kota Yogyakarta. Akan tetapi kapan candi Borobudur itu di dirikan tidaklah dapat diketahui secara pasti, namun suatu perkiraan dapat di peroleh dengan adanya tulisan singkat yang di pahatkan di atas pigura relief kaki asli candi Borobudur yang menunjukan huruf sejenis dengan yang di dapatkan dari prasasti di akhir abad ke-8 sampai awal abad ke-9 M, dari bukti-bukti tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa candi Borobudur di dirikan sekitar tahun 800-an M.

Sejarawan J.G. de Casparis dalam disertasinya untuk mendapatkan gelar doktor pada 1950 berpendapat bahwa Borobudur adalah tempat pemujaan. Berdasarkan prasasti Karangtengah dan Kahulunan, Casparis memperkirakan, pendiri Borobudur adalah raja dari dinasti Syailendra bernama Samaratungga sekitar 824 M. Bangunan raksasa itu baru dapat diselesaikan pada masa putrinya, Ratu Pramudawardhani. Pembangunan Borobudur diperkirakan memakan waktu setengah abad.

Sejarah mencatat Borobudur adalah candi terbesar di dunia yang pernah dibangun untuk penghormatan terhadap sang Budha. Bayangkan saja bangunannya mencapai 14.000m persegi dengan ketinggian hingga 35,29m.


Bentuk dari candi Borobudur berbentuk punden berundak, yang terdiri dari enam tingkat berbentuk bujur sangkar, tiga tingkat berbentuk bundar melingkar dan sebuah stupa utama sebagai puncaknya. Selain itu tersebar di setiap tingkatannya beberapa stupa.

Di setiap tingkatan dipahat relief-relief pada dinding candi. Relief-relief ini dibaca sesuai arah jarum jam atau disebut mapradaksina dalam bahasa Jawa Kuno yang berasal dari bahasa Sansekerta daksina yang artinya ialah timur. Relief-relief ini bermacam-macam isi ceritanya, antara lain relief-relief cerita jataka.

Pembacaan cerita-cerita relief ini senantiasa dimulai, dan berakhir pada pintu gerbang sisi timur di setiap tingkatnya, mulainya di sebelah kiri dan berakhir di sebelah kanan pintu gerbang itu. Maka secara nyata bahwa sebelah timur adalah tangga naik yang sesungguhnya (utama) dan menuju puncak candi.

Secara berurutan, makna cerita pada relief candi Borobudur secara singkat bermakna sebagai berikut :

Karmawibhangga

Sesuai dengan makna simbolis pada kaki candi Borobudur, relief yang menghiasi dinding batur yang terselubung tersebut menggambarkan hukum karma. Deretan relief tersebut bukan merupakan cerita seri (serial), tetapi pada setiap pigura menggambarkan suatu cerita yang mempunyai korelasi sebab akibat. Relief tersebut tidak saja memberi gambaran terhadap perbuatan tercela manusia disertai dengan hukuman yang akan diperolehnya, tetapi juga perbuatan baik manusia dan pahala. Secara keseluruhan merupakan penggambaran kehidupan manusia dalam lingkaran lahir - hidup - mati (samsara) yang tidak pernah berakhir, dan oleh agama Buddha rantai tersebutlah yang akan diakhiri untuk menuju kesempurnaan.


Lalitawistara

Merupakan penggambaran riwayat Sang Buddha dalam deretan relief-relief (tetapi bukan merupakan riwayat yang lengkap ) yang dimulai dari turunnya Sang Buddha dari sorga Tusita, dan berakhir dengan wejangan pertama di Taman Rusa dekat kota Banaras. Relief ini berderet dari tangga pada sisi sebelah selatan, setelah melampui deretan relief sebanyak 27 pigura yang dimulai dari tangga sisi timur. Ke-27 pigura tersebut menggambarkan kesibukan, baik di sorga maupun di dunia, sebagai persiapan untuk menyambut hadirnya penjelmaan terakhir Sang Bodhisattwa selaku calon Buddha. Relief tersebut menggambarkan lahirnya Sang Buddha di arcapada ini sebagai Pangeran Siddhartha, putra Raja Suddhodana dan Permaisuri Maya dari Negeri Kapilawastu. Relief tersebut berjumlah 120 pigura, yang berakhir dengan wejangan pertama, yang secara simbolis dinyatakan sebagai Pemutaran Roda Dharma, ajaran Sang Buddha di sebut dharma yang juga berarti “hukum”, sedangkan dharma dilambangkan sebagai roda.


Jataka dan Awadana

Jataka adalah cerita tentang Sang Buddha sebelum dilahirkan sebagai Pangeran Siddharta. Isinya merupakan pokok penonjolan perbuatan baik, yang membedakan Sang Bodhisattwa dari makhluk lain manapun juga. Sesungguhnya, pengumpulan jasa/perbuatan baik merupakan tahapan persiapan dalam usaha menuju ketingkat ke-Buddha-an.

Sedangkan Awadana, pada dasarnya hampir sama dengan Jataka akan tetapi pelakunya bukan Sang Bodhisattwa, melainkan orang lain dan ceritanya dihimpun dalam kitab Diwyawadana yang berarti perbuatan mulia kedewaan, dan kitab Awadanasataka atau seratus cerita Awadana. Pada relief candi Borobudur jataka dan awadana, diperlakukan sama, artinya keduanya terdapat dalam deretan yang sama tanpa dibedakan. Himpunan yang paling terkenal dari kehidupan Sang Bodhisattwa adalah Jatakamala atau untaian cerita Jataka, karya penyair Aryasura dan jang hidup dalam abad ke-4 Masehi.


Gandawyuha

Merupakan deretan relief menghiasi dinding lorong ke-2,adalah cerita Sudhana yang berkelana tanpa mengenal lelah dalam usahanya mencari Pengetahuan Tertinggi tentang Kebenaran Sejati oleh Sudhana. Penggambarannya dalam 460 pigura didasarkan pada kitab suci Buddha Mahayana yang berjudul Gandawyuha, dan untuk bagian penutupnya berdasarkan cerita kitab lainnya yaitu Bhadracari.

Candi Borobudur merupakan sebuah bukti sejarah yang menggambarkan kekuatan negeri ini, Borobudur merupakan kekayaan warisan budaya nenek moyang negeri ini yang patut kita jaga, syukuri dan kita banggakan. Selamat menikmati keindahan negeri ini.

dari : dindingnusantara

Selasa, 18 Januari 2011

Pantai Senggigi

Pantai Senggigi Obyek wisata yang sangat terkenal adalah pantai Senggigi. Pantai ini terletak tidak begitu jauh dari kota Mataram ataupun dari bandara yang di Ampenan, hanya 1/2 jam perjalanan. Apa bukti obyek wisata ini sangat terkenal?…di sepanjang pantai senggigi ini telah berdiri banyak hotel berbintang 5 dan bintang 4 baik itu yang berada di pesisir pantai ataupun berada di bukitnya.

Pantai Senggigi memang tidak sebesar Pantai Kuta di Bali, tetapi seketika kita berada di sini akan merasa seperti berada di Pantai Kuta, Bali. Pesisir pantainya masih asri, walaupun masih ada sampah dedaunan yang masih berserakan karena jarang dibersihkan. Pemandangan bawah lautnya sangat indah, dan wisatawan bisa melakukan snorkling sepuasnya karena ombaknya tidak terlalu besar.

Terumbu karangnya menjulang ketengah menyebabkan ombak besarnya pecah di tengah. Tersedia juga hotel-hotel dengan harga yang bervariasi, dari yang mahal sampai hotel yang berharga ekonomis.
pantai Senggigi ini berada dibagian barat pulau lombok. Pantai ini menghadap selat Lombok yang berbatasan dengan Pulau Bali. Pantai Senggigi pasirnya memang tidak putih seperti pantai-pantai terkenal kebanyakan, pantainya berpasir cokelat tetapi bersih dan berkontur landai sehingga sangat cocok untuk bermain-bermain di pinggir pantainya.

Pantai Senggigi sangat eksotis karena ditambah dengan pohon -pohon kelapa yang sangat banyak sehingga panorama sangat bagus sekali apalagi menikmati pantai ini di kala sunset.

Sumber:  http://wisata.tr1cks.com/

Taman Laut Bunaken

 Berada di Kel.Bunaken KecamatanBunaken sekitar 7 mil dari PelabuhanManado yang dapat ditempuh selama 35 menit dari pusat kota dengan menggunakan kapal motor. Pada awalnya Bunakenadalah pulau karang (atol). 
Luas wilayahnya sekitar 887,5 hektare dengan kondisi morfologi sedikit bergelombang. Taman Nasional Bunaken merupakan salah satu Taman Laut terindah di dunia. Sebagian besar wilayah pantainya terdiri dari hutan bakau dan pasir putih. 
Lautnya terdapat terumbu karang keras dan lembut, dinding karang yang terjal, dengan beraneka bentuk dan warna biota laut diantaranya terdapat ikan hiu, kura-kura, Mandarin Fish, kuda laut, ikan pari, dan yang terkenal adalah ikan purba Raja Laut (Coleacant) dan masih banyak lagi yang membentuk taman laut nan indah. Keindahan taman lautnya dapat dilihat pada lokasi-lokasi yang disebut dengan Lekuan 1, 2, dan 3, Fukui, Mandolin, Tanjung Paragi, Ron’s Point, Sachiko Point, Pangalisang, Muka Kampung, dan BunakenTimur. Merupakan tempat wisata Laut dan wisata bahari dengan obyek kunjungan wisata, yaitu laut dan pantai. Kegiatan wisata yang dapat dilakukan, berupa menikmati taman laut dengan cara sigtseeing (berkeliling) naik perahu berkaca (katamaran), snorkeling (berenang memakai alat pernapasan), diving (menyelam), dan photografi underwater (foto bawah laut); serta berjemur badan dan tamasya pantai. Fasilitas yang disediakan di taman laut Bunaken, yaitu perahu berkaca, diving center, cottage (penginapan) rumah makan, pendopo, dan kios cenderamata. Wisata Indonesia Surga Dunia

Sumber:  http://wisata.tr1cks.com/
 

Sabtu, 04 Desember 2010

Senja di Pantai Kuta

Foto: Google
Kuta mulai dikenal ketika para pedagang dari Denmark membuka kantor perwakilan dagang disini. Hubungan dagang yang terjalin antara perwakilan dagang tersebut dengan penduduk pribumi asli kemudian berkembang dengan sangat pesat. 

Foto: Google
Baru mulai pada tahun 1930 sepasang suami istri asal California Amerika sangat terkesan dengan keindahan pantai Kuta yang waktu itu sama sekali belum terjamah campur tangan manusia, alias masih alami. Kuta Beach Hotel adalah hotel pertama yang berdiri di kawasan ini, namun sayang harus ditutup karena tentara Jepang menyerbu pulau Bali pada waktu itu. Pada tahun 1960 ketika banyak turis Australia yang harus singgah di Bali untuk perjalanan ke Eropa, Kuta mulai semakin dikenal kembali. Dalam perkembangannya, area Kuta semakin menarik kunjungan para wisatawan tidak hanya dari Australia, namun juga dari berbagai belahan dunia yang lain.

Foto: Google
Dengan cepat berdirilah berbagai hotel di sepanjang kawasan pantai Kuta. Biasanya hotel-hotel dikawasan ini bertaraf internasional atau setidaknya sebuah grup hotel internasional. Berawal dari awal ujung pantai Kuta terdapat Inna Kuta B each Hotel, Hard Rock Hotel, Mercure Hotel, dll. Juga berdiri sebuah penginapan yang sangat nyaman bergaya butik resort yaitu Alam KulKul Boutique and Resort. 

Waktu paling ramai di kawansan pantai Kuta adalah di sore hari atau sewaktu matahari terbenam (sunset). Semua turis apakan mancanegara ataupun lokal berkumpul menjadi satu disini. Apalagi ada momen-momen khusus di dalam negeri seperti liburan sekolah, liburan Lebaran Idul Fitri atau liburan tahun baru, bisa dipastikan keramaian itu semakin menjadi. 

Foto: Google
Di pantai Kuta pengunjung bisa melakukan selancar atau surfing, bermain sepakbola, bermain layang-layang, sekedar rebahan di pasir pantainya yang hangat, atau cuci mata menyaksikan para turis bule berjemur. Apabila tertarik dengan layanan kuncir rambut atau pembuatan tato sementara, itu juga bisa didapat di pantai ini

Sumber akses : http://www.baliwebby.com/

Pantai Senggigi Lombok

Jika Anda pernah membayangkan tubuh Anda terbaring di pinggir pantai indonesia, di atas pasir putih yang indah, ditaburi pemandangan alam yang serba eksotis, serta dihujani cahaya mentari yang menghangatkan tubuh, maka tak salah jika Anda menyempatkan diri berekreasi dan ber wisata Pantai ke Senggigi di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat. Pantai yang terletak 12 kilometer di sebelah barat laut Kota Mataram ini memang merupakan obyek wisata yang terkenal dengan keindahan dan kealamian pantainya.
Masyarakat sering menyejajarkan keindahan pantai ini dengan pantai-pantai ternama di Pulau Bali, seperti Kuta, Legian, dan Sanur. Bahkan, keindahan Pantai Senggigi sering dilukiskan melebihi pantai-pantai tersebut, karena kondisinya yang jauh lebih nyaman dan tenang. Mungkin hal ini terkait dengan belum maraknya kedatangan turis mancanegara di pantai ini.
Sebagai kawasan wisata pantai andalan Propinsi Nusa Tenggara Barat, Senggigi masih relatif alami dan terjaga kebersihannya. Pantainya yang masih asri, debur ombaknya yang tak terlalu besar, dan keindahan pemandangan bawah lautnya, semakin menegaskan bahwa pantai yang membentang sekitar 10 kilometer ini merupakan tempat idaman bagi para wisatawan domestik maupun mancanegara untuk melupakan sejenak rutinitas keseharian dan suasana hiruk-pikuk kota.
Pantai Senggigi kini mulai dilirik oleh para wisatawan, khususnya wisatawan mancanegara, karena daerahnya yang relatif perawan dan juga informasi yang telah meluas mengenai keberadaannya. Dengan bertambahnya minat dan antusiasme wisatawan ke Pantai Senggigi, pemerintah daerah setempat dan perusahaan sewasta makin giat membangun dan membenahi segala prasarana, agar para wisatawan makin tertarik untuk mengunjungi pantai ini.
pantai senggigi
Keistimewaan
Mengunjungi Senggigi di Pulau Lombok mungkin perlu dijadikan agenda wisata tersendiri bagi wisatawan yang menyukai keindahan dan kesejukan alam. Bayangkan saja, saat memasuki kawasan pantai, wisatawan dengan segera akan tersapu-lembut oleh semilir angin yang berhembus di sepanjang gugusan pantai di Lombok Barat, Propinsi Nusa Tenggara Barat ini. Suasana segar, nyaman, dan indah seolah menyapa wisatawan di awal kunjungannya. Saat telah berada di pinggir pantai, mata para wisatawan akan disuguhi oleh eksotisme pantai berlatar pesona ombak yang saling berkejaran, pasir putih yang menghampar, dan ribuan binatang kecil yang menyebar di hamparan pasirnya, serta lanskap Gunung Agung di pulau seberangnya (Pulau Bali).
Senggigi memang menawarkan pesona pantai yang khas. Suasana alami yang belum banyak dijejali oleh turis asing, seolah menjadi penanda beda pantai ini dengan pantai-pantai di Bali. Ini tentu memberi nuansa tersendiri bagi para pengunjung. Tak aneh, pantai ini kini dijadikan tujuan alternatif baru para wisatawan yang merindukan suasana kesenyapan alami yang menentramkan.
pantai sengigigi
Ada banyak aktivitas wisata yang dapat dilakukan pengunjung di pantai ini, seperti berenang, bermain air, menyelam, snorkeling, berjemur, dan bermain–main membuat istana pasir. Jika mentari sore telah mulai meredup, wisatawan dapat juga meluangkan waktunya untuk sekedar berjalan santai dengan bertelanjang kaki menelusuri pinggir pantai, duduk di hamparan pasir dengan mangamati biru-hijau air laut, atau bersantai di gerai hotel pinggir pantai sembari menunggu sunset tiba. Bagi pengunjung yang ingin berenang atau sekedar bermain air, disarankan untuk lebih berhati-hati, karena di pinggir pantai banyak terdapat karang-karang runcing yang cukup membahayakan kaki.
Bagi wisatawan yang berkunjung ke Pantai Senggigi, sempatkanlah mengamati Pura Batu Bolong. Saat berjalan menyusuri pinggir Pantai Senggigi, kurang lebih sekitar setengah jam, wisatawan akan menemukan sebuah pura yang dibangun di atas karang yang terletak di pinggir pantai. Pura inilah yang oleh masyarakat sekitar diberi nama Pura Batu Bolong. Menurut legenda setempat, dahulu kala di pura ini sering diadakan pengorbanan seorang perawan, sebagai sajian makanan untuk Ikan Hiu yang tinggal di pantai. Legenda lain mengatakan, pura ini juga merupakan tempat para wanita menerjunkan dirinya ke laut karena patah hati.
pura batu bolong
Hal lain yang menarik untuk dilakukan adalah menyusuri Senggigi pada malam hari, khususnya saat purnama tiba. Pengunjung akan menemui banyak orang/warga sekitar yang memanfaatkan hangatnya pasir Senggigi untuk terapi kesehatan. Mereka mengubur sebagian atau seluruh tubuh sampai leher selama 2—3 jam, sembari mendengarkan deburan ombak yang memecah kesunyian. Terapi ini diyakini masyarakat sekitar dapat menyembuhkan berbagai penyakit, seperti pegel linu hingga kelumpuhan. Jika tertarik dengan aktivitas ini, wisatawan dapat ikut bergabung dan mencobanya.
Untuk urusan perut, wisatawan dapat mencoba kelezatan jenis-jenis hidangan/sajian makanan khas Lombok di restoran-restoran yang berjajar rapi di pinggir pantai. Harganya bervariasi mulai dari Rp 30.000 hingga Rp 300.000 per orang (Desember 2008). Tentu, bersantap ria di pinggir pantai diterangi semburat cahaya bulan dan dihibur oleh orkestra debur ombak pantai sungguh sayang jika dilewatkan begitu saja. Yang tak kalah menarik, wisatawan jangan sampai lupa untuk mencicipi sajian makanan khas Lombok yakni Ayam Taliwang dan Plecing Kangkung. Hampir tiap restoran di Pantai Senggigi, atau di Lombok secara umum, menyediakan sajian masakan ini. Sambil menyantap Ayam Taliwang atau Plecing Kangkung, wisatawan akan dihibur dengan kesenian khas Lombok, berupa musik dan tari. Bahkan jika tak keberatan, pengunjung juga boleh ikut menari bersama dalam nuansa kegembiraan dan kekeluargaan.
senggigi lombok nightSelain itu, untuk oleh-oleh, wisatawan juga jangan lupa membeli mutiara dan kain tenun dengan berbagai motif dan warna. Mutiara yang telah dirangkai menjadi perhiasan yang indah dan menawan mata ini banyak ditemui di kios-kios pinggir pantai. Namun, jika berkeinginan untuk merangkai sendiri mutiara-mutiara ini, wisatawan bisa membeli butiran mutiara polos. Mutiara polos ini biasanya dijajakan dalam bentuk kalung yang terdiri dari banyak mutiara. Mutiara-mutiara tersebut dapat disusun sendiri sesuai bentuk perhiasan yang diinginkan.
Setelah puas menikmati keindahan alam Pantai Senggigi, wisatawan dapat melanjutkan perjalanan wisatanya menuju tempat-tempat wisata yang tak jauh dari lokasi pantai, antara lain, tiga Gili (pulau kecil): yakni Gili Trawangan, Gili Meno, dan Gili Air, Pantai Kerandangan, dan Pantai Batu Layar. Batu Layar adalah tempat suci bagi para penganut Islam Wetu Telu di Pulau Lombok (suku Sasak).
Lokasi
Pantai Senggigi terletak di sebelah barat laut Kota Mataram, Kabupaten Lombok Barat, Propinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Indonesia.
Akses
Menuju kawasan Pantai Senggigi cukup mudah, karena telah ada pelabuhan dan bandara di Pulau Lombok. Apabila bertolak dari Pulau Bali, wisatawan dapat berangkat dari Pelabuhan Karang Asem menggunakan kapal feri menuju Senggigi, dengan waktu tempuh sekitar 30 menit perjalanan. Jarak tempuh ini bisa dipangkas apabila menggunakan pesawat terbang dari Bandara Ngurah Rai Denpasar menuju Bandara Selaparang di Mataram (Ibu Kota NTB), yang hanya memerlukan waktu sekitar 15 menit saja.
senggigi beach lombokSelain dari Pelabuhan Karang Asem, wisatawan juga dapat berangkat dari Pelabuhan Padang Bay di Bali menggunakan kapal feri menuju Pelabuhan Lembar di Pulau Lombok. Dalam perjalanan, wisatawan akan dimanjakan dengan panorama alam yang indah dan juga munculnya ikan lumba-lumba yang saling berkejaran mengikuti kapal. Perjalanan Padang Bay—Lembar dengan kapal feri memakan waktu sekitar 4 jam. Setelah sampai di Pelabuhan Lembar, wisatawan dapat melanjutkan perjalanan ke Kota Mataram. Dari Kota Mataram, Pantai Senggigi berjarak 11 kilometer dan dapat ditempuh menggunakan taksi dan kendaraan umum lainnya.
Selain jalur laut, wisatawan juga dapat menuju Pantai Senggigi dengan menggunakan jalur penerbangan udara dari kota-kota besar di Indonesia, seperti Jakarta, Surabaya, Bali, dan Yogyakarta. Dengan menggunakan pesawat terbang dari salah satu kota tersebut, wisatawan akan sampai ke Bandara Selaparang, Mataram. Dari bandara ini wisatawan dapat langsung menuju kawasan Pantai Senggigi.
pantai senggigiAkomodasi dan  Fasilitas Lainnya
Di sekitar Pantai Senggigi banyak terdapat penginapan yang bisa dijadikan pilihan sesuai dengan kebutuhan Anda. Mulai dari hotel berbintang, resor, hotel melati hingga pemondokan. Beberapa tempat menginap yang dapat dijadikan alternative adalah Holiday Inn, the Oberoi, Sheraton Senggigi, Melati Dua Cottage, Pool Villa Club, Panorama Cottage, dan lain-lain. Selain itu, di kawasan pantai ini juga banyak dijumpai restoran, cafe, bar, pasar terbuka, deretan warung suvenir dan cenderamata, mushola, toilet umum, lahan parkir, dan lain-lain. Pantai senggigi adalah pantai indonesia yang memang layak untuk dijadikan tempat wisata pantai.
Sumber tulisan:wisatamelayu
Sumber foto: nduts photo

Sumber akses :http://www.pasirpantai.com

Minggu, 28 November 2010

Menikmati Kesejukan dan Keindahan Alam Lereng Gunung Ungaran

Menikmati pagi di sebuah gazebo, sambil melihat indahnya pegunungan dan hamparan persawahan yang luas, tentu akan menjadi pengalaman yang tak terlupakan. Apalagi jika Anda ditemani orang-orang tercinta, baik keluarga maupun teman-teman dekat Anda. Jika Anda bersama keluarga tentu kebersamaan keluarga akan semakin tercipta.
Kencana Agrowisata Resort yang terletak di lereng Gunung Ungaran hadir di tengah padatnya aktifitas keseharian Anda, untuk memberikan solusi kesegaran bersama keluarga. Dengan berlibur dan menikmati keindahan pegunungan, serta layanan tenaga profesional. Suasana yang disuguhkan membuat Anda seakan berada di rumah sendiri. Desain modern minimalis membuat keluarga Anda nyaman berada di sini.
Dengan menghadirkan konsep alami serta ruangan terbuka, Kencana Agrowisata Resort dirancang khusus untuk kenyamanan Anda. Sebuah resort dimana pengunjung akan mendapatkan pelayanan memuaskan dari para karyawan, yang akan setia melayani semua kebutuhan pengunjung. Resort ini telah dirancang dan dilengkapi dengan berbagai kemudahan untuk kebutuhan bisnis atau berlibur Anda.
Tentu menjadi pilihan tepat jika Anda bersama keluarga memanfaatkan libur akhir pekan atau libur panjang untuk bersantai di Kencana Agrowisata Resort. Berbagai fasilitas dihadirkan untuk memanjakan Anda dalam menikmati liburan. Tujuan Anda untuk refresing dan rekreasi tentu akan terpuaskan dengan berbagai fasilitas seperti agrowisata buah dan sayur, fishing poom, swimming pool, fitness, jogging track, mini golf, meeting room, resto, dan open stage.
View pegunungan dan persawahan serta fasilitas yang lengkap menjadi daya tarik utama Kencana Agrowisata Resort. Ditambah dengan fasilitas hole yang mampu menampung 200 pax menjadikan tempat yang lokasinya cukup dekat dengan Kota Semarang ini, sebagai pilihan tepat untuk acara keluarga ataupun acara gathering kantor atau komunitas. Selain itu Ruang Pertemuan yang disediakan juga luas, nyaman, dan sejuk, yang bisa menampung 600 orang, sangat tepat sebagai ruang meeting, resepsi, presentasi, arisan, dan acara lainnya.

Sumber : http://simpang5.wordpress.com

Pantai Delegan

Pantai yang terletak di kecamatan Panceng Gresik ini memiliki sejuta pesona wisata. Pantainya yang landai dan ombak-ombak kecil berkejaran-kejaran, menghempas kaki-kaki kita hingga melahirkan buih-buih. 

Bagi pengunjung rombongan keluarga yang ingin mandi di pantai, tempat ini sangat memungkinkan. Tinggal seewa ban pelampung di tempat persewaan yang banyak bertebaran di sana, niscaya keinginan menikmati mandi di laut akan terpuaskan. Yang suka mancing di laut tinggal menyewa perahu sekaligus pemandu yang sudah berpengalaman. 

Tidak hanya itu, aneka makanan dan minuman yang dijual di sekitar lokasi wisata masih menggunakan 'rego ndeso' alias murah meriah. Nuansa kenikmatan itu bisa kita jumpai di Wisata Pantai Segoro Indah Delegan. Tepatnya terletak di Desa Delegan, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik. Dengan jarak tempuh sekitar 43 kilometer dari arah sebelah utara kota Gresik. Dengan melalui rute perbatasan Gresik dengan Lamongan lewat jalur pantura.
Secara umum, pantai Delegan masih perawan. Dari fasilitas yang dapat dijumpai di sana terlihat pantai ini mendapatkan perhatian warga desa setempat. Terbukti di pinggir pantai telah tertata beberapa gasebo, toilet kecil, warung penyedia makanan maupun minuman, kamar ganti, persewaan ban karet, penjual souvenir, hingga persewaan baju renang.
Obyek wisata ini kian menarik karena memiliki keelokkan yang tidak dimiliki obyek wisata lainnya yang ada di Gresik, bahkan sekitarnya. Karena sederetan pantai yang terdapat di Gresik belum ada ditemukan pasir yang selembut dan seputih di pantai delegan ini.

Gelombang air laut yang tak begitu tinggi, dapat menguntungkan anak-anak untuk bermain-main di pantai itu. Mandi di pantai dan berperahu juga tetap merupakan daya tarik tersendiri, khususnya bagi anak-anak dan remaja. Kegiatan ini biasanya dilanjutkan dengan berjemur di terik matahari.
Terkadang para wisatawan menanti saat sunset di pantai ini.
Dan yang paling penting, berwisata ke Pantai Delegan biayanya sangat murah. Cukup dengan tiket seharga Rp 2.500, pengunjung sudah dapat menikmati pesona pantai yang menawan.

Menuju ke Pantai
Pantai Delegan yang berjarak 43 Km sebelah utara kota Gresik bisa ditempuh dengan menggunakan kendaraan pribadi maupun kendaraan umum.
Dengan didukung kondisi jalan yang cukup bagus sepanjang jalur manyar-Panceng, Pantai Delegan dapat dicapai dalam waktu kurang lebih 1 jam dengan kecepatan rata-rata 80 km/jam, ditambah lagi pemandangan di sepanjang jalan juga lumayan indah. Misalnya, anda akan melewati jembatan terpanjang (lebih kurang 1 kilometer) di Kabupaten Gresik yang melintasi Sungai Bengawan Solo. Selain itu suasana hutan jati juga akan terlihat apabila anda sudah memasuki kawasan Kecamatan Panceng.

Alasan Berkunjung ke Pantai Delegan
Pengunjung yang menuju ke pantai Delegan dengan rute dari arah timur, akan disuguhi pemandangan alami dari hutan jati sebelum Kecamatan Panceng.
Pasir putih Delegan ini letaknya sangat strategis. Berada di perbatasan kota Gresik-Lamongan. Jalur ini biasa dilewati wisatawan yang sedang melewati pantai utara atau di sekitar hutan jati. Karenanya, sangat potensial dikunjungi wisatawan dari berbagai daerah di Jawa Timur.
Pantai ini menuguhkan keindahan pantai yang landai dengan pasirnya yang putih bersih. Sehingga para wisatawan yang datang ke sana akan merasakan keeksotikan sebuah pantai yang indah.
Di pantai yang airnya jernih ini, pengunjung bisa berperahu ke tengah laut dengan aman, karena riak gelombangnya kecil. Selain itu juga dapat bermain air, berenang, mandi, atau sekedar berbasah-basahan di pantai ini.

Di tepi pantai ini, wisatawan bisa menikmati kenyamanan di bawah rindangnya pepohonan. Serta tak kalah menariknya, menikmati matahari tenggelam (sunset) saat fajar mulai menjelang.

Sumber : http://www.wisata-jatim.com

Pantai Pasir Putih Situbondo

Pantai Pasir Putih di Kabupaten Situbondo, Jawa  Timur, dikenal karena hamparan pasirnya yang putih. Tak hanya itu, morfologi pantai inipun terbilang unik. Topografinya yang melengkung menghadap ke laut dengan latar belakang hutan membentuk gugusan panorama yang sangat indah. Ke arah  utara, wisatawan dapat melihat luasnya laut utara Jawa dengan garis putih di  pinggir pantai. Di belakangnya, rimbunan hutan menyajikan kesejukan tersendiri.
Pasir Putih merupakan salah satu tujuan wisata  pantai andalan bagi Provinsi Jawa Timur. Hal ini karena letaknya yang  strategis, yaitu di pinggiran jalan utama Surabaya-Banyuwangi. Wisatawan yang  ingin menuju ke Bali (dari Surabaya), atau menuju Gunung Bromo (dari Banyuwangi),  biasanya mampir untuk beristirahat dan menyaksikan keindahan panorama yang  disuguhkan, terutama menikmati eloknya matahari terbenam (sunset).
Image 

Keistimewaan

Berbagai macam olahraga laut seperti berenang, menyelam, maupun berselancar dapat dilakukan di pantai ini. Jika enggan  berenang, pengunjung dapat menaiki perahu untuk berlayar dan menikmati pemandangan bawah laut. Beragam hiburan seperti konser musik dan bermacam lomba seperti lomba selancar, memancing, dan lomba perahu nelayan tradisional sering  diadakan untuk memuaskan para wisatawan.
Selain itu, pada bulan Oktober para nelayan  biasanya mengadakan upacara Petik Laut, yaitu melarung makanan, jajanan, dan  kepala lembu ke tengah laut sebagai upaya memohon berkah hasil laut dari Tuhan.  Pada upacara ini tak jarang diadakan pementasan musik ?Gandrung?, yaitu musik  tradisional yang populer di daerah Banyuwangi dan sekitarnya.

Lokasi

Kecamatan Bungatan, Kabupaten Situbondo, Jawa  Timur
 Akses
Jalur menuju Pantai Pasir Putih terbilang mudah  karena posisinya di pinggir jalan utama Surabaya-Banyuwangi. Arena wisata  pantai ini berjarak + 174 km dari Surabaya atau sekitar 4 jam perjalanan menggunakan bus (angkutan umum) dari terminal Bungurasih, Surabaya. Dari arah Situbondo,  Pasir Putih berjarak + 21 km atau setengah jam perjalanan dari Kota  Situbondo. Dari Ibu Kota Kabupaten ini, perjalanan menuju Pasir Putih dapat ditempuh dengan angkutan umum sepert bus dan minibus.
 Harga Tiket
Tiap pengunjung dikenakan biaya tiket sebesar Rp  5.000 (Februari 2008).
 Akomodasi dan Fasilitas Lainnya
Untuk pengunjung yang belum mahir berenang, di sekitar lokasi pantai terdapat banyak penyewaan ban-pelampung untuk  bermain-main di tengah laut. Wisatawan juga dapat menyewa perahu yang dilengkapi kota-kaca untuk menyaksikan pemandangan bawah laut. Pengelola wisata juga menyediakan fasilitas kamar mandi, musholla, dan beberapa tempat untuk beristirahat berupa bangku beton yang biasanya dekat dengan para penjaja makanan.
Di tempat ini juga tersedia kios-kios yang menjual souvenir seperti replika perahu serta hiasan dan aksesoris dari kerang. Bagi yang ingin menginap, di sekitar lokasi terdapat penginapan berupa hotel, motel, dan losmen. Tetapi kalau ingin berkemah, ada juga area khusus untuk  berkemah.
Sumber : http://wisatajatim.com/

Air Terjun Dolo Kediri




ImageKabupaten Kediri memiliki beberapa air terjun yang cantik.Salah satunya, Air Terjun Dolo. Tempat wisata ini terletak di dusun Besuki, Desa Jugo, Kecamatan Mojo,Kediri. Jarak tempuh dari Kota Kediri ke arah barat, kurang lebih 25 kilometer. Meski agak jauh, tapi pemandangan di sepanjang jalan menuju lokasi terbilang sangat indah dan mudah.
Tiba di Besuki, sembari melepas lelah,kita bisa menikmati panorama di Desa Jugo, Mojo,di sekitar menara pemancar relay televisi dan telepon seluler. Disana kita bisa menemukan Air Terjun Irenggolo. Setelah lima menit melalui jalan setapak, air terjun bertrap-trap alami ini bisa kita lihat. Tersembunyi di teduhnya rerimbunan pinus dan hutan, hembusan angin pegunungan, dan suara alam yang unik.
Puas di sini, kita bisa melanjutkan perjalanan ke Dolo. Jarak tempuh dari Besuki sekitar 4 kilometer. Sampai di titik pemberhentian, perjalanan dilanjutkan dengan jalan kaki menuju air terjun. Jalan yang kita lewati terbuat dari bebatuan yang desainnya dipadu dengan lingkungan. Sehingga kesan alami tetap terjaga. Apalagi di saat-saat tertentu, suara kicau burung terdengar tanpa henti.
Setelah kurang lebih 10 menit menapaki jalan lambat laun kita akan mendengar gemricik air terjun. Letak kawasan wisata air terjun ini kurang lebih 1.800 meter di atas permukaan laut. Sedang ketinggian air terjunnya sendiri diperkirakan mencapai 125 meter. Begitu mendekati air terjun ini,kita langsung merasakan butiran-butiran air terjun yang sebagian terbang mengikuti angin. Suara gemuruh airnya seperti melengkapi sensasi Air Terjun Dolo ImageKabupaten Kediri memiliki beberapa air terjun yang cantik.Salah satunya, Air Terjun Dolo. Tempat wisata ini terletak di dusun Besuki, Desa Jugo, Kecamatan Mojo,Kediri. Jarak tempuh dari Kota Kediri ke arah barat, kurang lebih 25 kilometer. Meski agak jauh, tapi pemandangan di sepanjang jalan menuju lokasi terbilang sangat indah dan mudah.
Tiba di Besuki, sembari melepas lelah,kita bisa menikmati panorama di Desa Jugo, Mojo,di sekitar menara pemancar relay televisi dan telepon seluler. Disana kita bisa menemukan Air Terjun Irenggolo. Setelah lima menit melalui jalan setapak, air terjun bertrap-trap alami ini bisa kita lihat. Tersembunyi di teduhnya rerimbunan pinus dan hutan, hembusan angin pegunungan, dan suara alam yang unik.
ImagePuas di sini, kita bisa melanjutkan perjalanan ke Dolo. Jarak tempuh dari Besuki sekitar 4 kilometer. Sampai di titik pemberhentian, perjalanan dilanjutkan dengan jalan kaki menuju air terjun. Jalan yang kita lewati terbuat dari bebatuan yang desainnya dipadu dengan lingkungan. Sehingga kesan alami tetap terjaga. Apalagi di saat-saat tertentu, suara kicau burung terdengar tanpa henti.
Setelah kurang lebih 10 menit menapaki jalan lambat laun kita akan mendengar gemricik air terjun. Letak kawasan wisata air terjun ini kurang lebih 1.800 meter di atas permukaan laut. Sedang ketinggian air terjunnya sendiri diperkirakan mencapai 125 meter. Begitu mendekati air terjun ini,kita langsung merasakan butiran-butiran air terjun yang sebagian terbang mengikuti angin. Suara gemuruh airnya seperti melengkapi sensasi Air Terjun Dolo
Sumber : http://wisatajatim.com/

Megahnya gunung Bromo-Semeru



Ayo..liburan ke Pegunungan Bromo-Semeru..!! jangan katakan anda pernah ke Jawa Timur kalau tidak menapakkan kakimu di Pegunungan yang terindah ini... "kawasan  alam taman nasional Bromo-Semeru". rasakan dinginnya udara yang bersih dan segar berselimutkan awan yang indah...
ImageTaman Nasional Bromo-Semeru merupakan satu-satunya kawasan konservasi di Indonesia yang memiliki keunikan berupa laut pasir seluas 5.250 hektar, yang berada pada ketinggian 2392 m dari permukaan laut.
Pegunungan Bromo-Semeru, merupakan pegunungan yang masih aktif dan paling terkenal sebagai obyek wisata di Jawa Timur. Kawasan wisata ini menjanjikan sebuah keindahan yang tak bisa anda temui di tempat lain. Dari puncak gunung berapi yang masih aktif ini, anda bisa menikmati hamparan lautan pasir seluas 10km persegi, dan menyaksikan kemegahan gunung Semeru yang menjulang menembus awan. Anda juga bisa menatap indahnya matahari beranjak keluar dari peraduannya.
Selain menyaksikan keindahan panorama yang ditawarkan oleh Bromo-Semeru, apabila Anda datang di waktu yang tepat, maka Anda dapat menyaksikan Upacara Kesodo, yang diadakan oleh masyarakat Tengger. Upacara ini biasanya dimulai pada saat tengah malam hingga dini hari setiap bulan purnama sekitar tanggal 14 atau 15 di bulan Kesodo [ke-sepuluh] menurut penanggalan Jawa. Upacara Kesodo merupakan upacara untuk memohon panen yang berlimpah atau meminta tolak bala dan kesembuhan atas berbagai penyakit, yaitu dengan cara mempersembahkan sesaji dengan melemparkannya ke kawah Gunung Bromo. Saat prosesi berlangsung, masyarakat Tengger lainnya beramai-ramai menuruni tebing kawah dan sesaji yang dilemparkan ke dalam kawah, sebagai perlambang berkah dari Yang Maha Kuasa.

Cara Mencapai Daerah Ini 
Anda dapat mencapai daerah ini dengan menggunakan mobil pribadi pun menyewa kendaraan. Ada empat pintu gerbang utama untuk memasuki kawasan taman nasional ini yaitu: desa Cemorolawang jika melalui jalur Probolinggo, desa Wonokitri dengan jalur Pasuruan, desa Ngadas dari jalur Malang dan desa Burno adalah jalur Lumajang. Adapun rute yang dapat ditempuh adalah sebagai berikut:
Pasuruan-Warung Dowo-Tosari-Wonokitri-Gunung Bromo menggunakan mobil dengan jarak 71 km, Malang-Tumpang-Gubuk Klakah-Jemplang-Gunung Bromo menggunakan mobil dengan jarak 53 kmAtau dari Malang-Purwodadi-Nongkojajar-Tosari-Wonokitri-Penanjakan sekitar 83 km
ImageTempat Menginap
Berbagai hotel dan penginapan dapat ditemukan disekitar area Taman Nasional Bromo-Semeru, mulai dari losmen sampai dengan hotel berbintang 4 dapat di jadikan pilihan untuk menginap di Bromo. Rata rata setiap hotel memasang tarif yang terjangkau.
Tempat Bersantap
Agak sedikit sulit untuk menemukan tempat makan di area ini terutama pada malam hari. Akan tetapi, apabila Anda menginap di desa Wonokitri, sekitar 3 km ke bawah tepatnya di pasar Tosari dapat ditemui beberapa warung makanan yang buka dan menjajakan makanannya hingga pukul 9 malam.
Berkeliling
Anda dapat berkeliling ke sekitar areal Taman Nasional dengan menyewa kendaraan jenis jeep 4x4. Atau, jika hanya ingin berkeliling di sekitar area lautan pasir Bromo, Anda dapat menyewa kuda yang banyak tersedia disana.
Yang Dapat Anda Lihat Atau Lakukan 
Adapun hal-hal lain yang dapat dilihat atau dilakukan di area ini adalah Anda dapat mengunjungi beberapa objek di bawah ini:
  • Cemorolawang. Salah satu pintu masuk menuju taman nasional yang banyak dikunjungi untuk melihat dari kejauhan hamparan laut pasir dan kawah Bromo, dan berkemah.
  • Laut Pasir Tengger dan Gunung Bromo. Berkuda dan mendaki gunung Bromo melalui tangga dan melihat matahari terbit.
  • Pananjakan. Melihat panorama alam gunung Bromo, gunung Batok dan gunung Semeru.
  • Ranu Pani, Ranu Regulo, Ranu Kumbolo dan Puncak Gunung Semeru. Danau-danau yang sangat dingin dan selalu berkabut ( 2.200 m. dpl) sering digunakan sebagai tempat transit pendaki Gunung Semeru (3.676 m. dpl).
  • Ranu Darungan. Berkemah, pengamatan satwa/ tumbuhan dan panorama alam yang menawan.
Buah Tangan
Anda dapat membeli oleh-oleh atau cinderamata di sekitar point area yang biasa digunakan untuk melihat matahari terbit. Di area ini banyak terdapat kios cinderamata yang menjajakan dagangan mereka seperti kaos atau t-shirt, topi kupluk, syal dan lainnya. Selain itu, di sekitar area laut pasir juga terdapat beberapa penjaja cinderamata yang menjual kaos atau t-shirt yang bertuliskan Gunung Bromo-Semeru. 

Tips
  • Musim kunjungan terbaik adalah sekitar bulan Juni s/d Oktober dan bulan Desember s/d Januari.
  • Perlu disiapkan kesehatan prima dan perbekalan penahan dari udara dingin seperti: baju hangat, penutup kepala, kaus tangan penahan udara dingin, serta bekal makanan-minuman secukupnya
  • Perlu diingat bahwa di puncak Penanjakan tidak ada pengginapan maka dari penginapan terdekat harus berangkat pagi-pagi sekitar pukul 03.00-04.00 pagi dini hari.
    Mengingat sulitnya mencari makanan pada malam hari, akan lebih baik apabila Anda membeli persediaan makanan dan minuman sebagai bekal Anda. 
    Sumber : http://wisatajatim.com/

Minggu, 07 November 2010

Melongok Keindahan di Pulau nan Gersang

Oleh A Budi Kurniawan dan Nina susilo

Memasuki Pulau Madura, terhampar ribuan hektar tanah kapur yang keras dan kering. Namun, saat masuk salah satu sudut Kabupaten Bangkalan atau Kabupaten Pamekasan, keramahan penduduk dan keindahan batik tulis Madura akan jadi kejutan pesona.
Sambil menyapa dengan ramah, Supik Amin (50), pemilik gerai batik Tresna Art di Jalan Muhammad Cholil, Bangkalan, mempersilakan para pengunjung mencicipi minuman kopi Madura dan pisang rebus tepat di depan pintu masuk toko. ”Ini kopi khas Madura, rasanya beda karena diseduh dengan kayu manis dan rempah-rempah. Silakan dinikmati, ini gratis,” ucapnya ramah.
Suasana semakin nyaman karena lantunan musik khas Madura menggema dari sudut ruangan.
Gerai batik Tresna Art mulai ramai sejak beroperasinya Jembatan Suramadu, Juni 2009. ”Omzet saya naik hingga tiga kali lipat. Paling ramai biasanya hari Jumat, Sabtu, dan Minggu,” kata Supik, yang saat itu sedang dikunjungi pembeli asal Padang.
Untuk mendapatkan koleksi dagangan, Supik memburu batik hampir di seluruh penjuru Madura. Salah satu tempat yang sering ia kunjungi adalah Pasar Tujuhbelas Agustus di Pamekasan.
Arif (50), pedagang batik di pasar itu, sebenarnya bekas penjual sate di sekitar Mal Pondok Indah, Jakarta, tiga tahun lalu. Ia bahkan pernah menjadi buruh bangunan. Namun, karena biaya hidup di Jakarta begitu tinggi, ia memutuskan pulang ke Pamekasan setelah menikah. Pasalnya, istrinya adalah pembatik dan pedagang batik. ”Hasilnya lebih banyak batik. Kalau bukan hari pasaran, saya bisa jual batik di pasar lain. Apalagi setelah Jembatan Suramadu jadi. Banyak orang luar Madura berbelanja ke Pamekasan,” kata Arif.
Pasar Tujuhbelas Agustus merupakan sentra penjualan batik khas Madura. Pasar ini hanya buka pada hari pasaran, yaitu Kamis dan Minggu. Pada hari itulah pasar batik Tujuhbelas Agustus ramai dikunjungi masyarakat Pamekasan dan pembeli partai besar dari Jawa.
Namun, berbeda dengan gerai batik Tresna Art, jual-beli di Pasar Tujuhbelas Agustus berlangsung dalam suasana pasar desa yang bernuansa tradisional. Pedagang menggelar dagangan di lantai, atau memajang kain di tali yang direntangkan di sembarang tempat. Harap maklum, tak banyak pedagang yang fasih berbahasa Indonesia.
Di Pasar Tujuhbelas Agustus, sebagian besar pedagang menjual batik tulis. Bagi para perajin ataupun pembeli, batik tulis dikategorikan sebagai batik kelas ningrat yang harganya berlipat-lipat dibandingkan dengan batik cap pabrikan. Jika harga batik cap Rp 20.000 hingga Rp 50.000 per potong, harga batik tulis bisa mencapai Rp 400.000 per potong, bahkan tidak sedikit pedagang yang membawa batik tulis halus seharga Rp 1,5 hingga Rp 2 juta per potong.
Di bagian belakang
Terletak di bagian belakang Pasar Tujuhbelas Agustus, orang harus melewati los pasar kambing, ayam, dan itik, untuk sampai di los batik. Di dalam pasar beratap genteng dan beralas lantai tanah ini, 70-an pedagang batik menjajakan sejumlah corak kain dan baju batik.
Bahrul Ulum (30), perajin sekaligus pedagang batik, mengatakan, karakter batik tulis Madura sangat mencolok. Pewarnaannya tajam dengan dominasi kuat warna hitam dan merah.
Sifat dinamis batik Pamekasan terlihat dari keragaman motifnya, mulai dari yang paling rumit dan kuno, seperti ”sekar jagat” dan ”junjung drajat”, hingga motif ”bunga puka”, ”klampung”, ”tiga dimensi”, dan ”pancawarna”. Bahkan, berkembang pula motif baru, yaitu ”suramadu” dan ”manohara”. ”Suramadu dan manohara adalah motif baru. Disebut suramadu karena motifnya sulur-sulur seperti tali-tali Jembatan Suramadu. Disebut manohara karena motifnya meniru pakaian bintang sinetron Manohara,” kata Muslim (30), penjual di Sentra Batik Jokotole.
Sebagian perajin batik di Madura juga masih menyimpan batik tulis kuno yang dibuat dengan teknik pewarnaan alami, seperti menggunakan daun jati dan daun sawo. Satu potong kain batik kuno harganya bisa mencapai Rp 3 juta.
Wakil Bupati Pamekasan Kadarisman Sastrodiwirdjo mengatakan, pemerintah kabupaten sedang membuka pasar batik Pamekasan ke luar daerah, seperti Kalimantan, Sumatera, dan Sulawesi. Targetnya, kerajinan batik dapat menjadi mata pencarian pokok warga.
Selain Bangkalan dan Pasar Tujuhbelas Agustus, sentra batik Madura juga berkembang di Desa Badung, Kecamatan Palengaan, serta Desa Toket; dan Candiburung, Kecamatan Propo, Pamekasan.
Pasar batik di Madura sangat menarik sebagai tujuan wisata belanja. Eksotisme Pasar Tujuhbelas Agustus yang hanya ramai setiap hari pasaran, Kamis dan Minggu, itu jelas memiliki daya tarik tersendiri.
Sayang, sebagian pedagang belum fasih menjelaskan kekhasan produk mereka.

Akses dari : http://wear.alderinagracia.com